Menurut kantor berita Associated Press, selama 20 tahun dua patung yang sudah berusia 10 abad itu telah dipajang di museum itu. Patung itu masuk kategori warisan budaya Asia Tenggara.
Pemerintah Kamboja mengatakan, sejumlah warisan budaya lain juga telah dijarah selama perang sipil di Kamboja.
Pihak museum New York mengemukakan, patung itu merupakan pemberian seseorang, tetapi tidak jelas siapa yang memberikannya. Pemerintah Kamboja mengatakan, negara ingin merestorasi warisan budaya yang dimiliki negara itu, antara sejak era Angkor Wat.
Tindakan Kamboja ini bisa juga menjadi inspirasi bagi Indonesia dengan sejumlah peninggalan budaya yang kini banyak berada di Belanda.
Sumber :
Associated Press
Via :
kompas


0 komentar: